News

The latest news about the banking and finance industry

eLearning as Business Enabler at ICC 2012

Jakarta, 7 Juni 2012­ – International Communication Conference & Expo (ICC), merupakan event yang diselenggarakan atas dasar kontribusi dalam mewujudkan “Indonesia Connected” di tahun 2015, yaitu program yang bertujuan agar tercipta pemerataan dan kemudahan dalam mendapatkan informasi bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga ke seluruh pelosok negeri. Oleh karena itu, diperlukan dukungan positif dan kontribusi nyata dari para pelaku industri telekomunikasi dan industri lainnya untuk mewujudkannya. Rangkaian event ICC khusus ditujukan kepada para pelaku industri dan bisnis dengan mengusung tema “The Application of National Broadband in Corporation to Develop Indonesia’s Economic Growth”.

Event ICC yang bertaraf internasional ini bukan hanya sebagai ajang promosi bagi pemain telekomunikasi, namun menjadi sarana bagi masyarakat dan pelaku industri untuk saling berbagi informasi mengenai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kemudahan dalam komunikasi dan mengakses informasi bukan dilihat dari segi broadband saja, namun bagaimana masyarakat dengan mudah mendapat informasi dalam proses pembelajaran. “Digital Knowledge: Education Acceleration” menjadi salah satu topik yang diangkat dalam ICC untuk mengupas tentang penerapan eLearning dalam mengakselerasi pendidikan. Pada kesempatan tersebut, Dolly Arora–Chief eLearning Consultant, PT. Sentra Studia Indonesia–menjadi salah satu panelis dan turut berbagi informasi mengenai implementasi eLearning pada korporasi.

Dolly mengatakan, bahwa bagi perusahaan, eLearning dapat menjadi sebuah solusi bisnis. Lebih khusus lagi dalam hal cost efficiency dan akselerasi sistem pembelajaran. Misalnya saja untuk penerapan compliance program di dunia perbankan. Dolly melanjutkan, bayangkan saja, bagaimana sebuah perusahaan dapat memberikan pengajaran ke puluhan ribu pegawainya, yang notabene tersebar di seluruh Indonesia, dengan keterbatasan jumlah tenaga pengajar dan ruang kelas. Atau contoh lainnya di industri Telco, bagaimana sebuah perusahaan mensosialisasikan program paket terbaru mereka dalam waktu kurang dari dua minggu kepada seluruh frontliners mereka yang jumlahnya ribuan. Namun, apakah peran eLearning hanya sampai itu saja? Menurut Dolly, eLearning bahkan bisa berperan lebih, yaitu menjadi sebuah solusi bisnis dengan cara menyinkronkan program pembelajaran dengan visi misi perusahaan.

Timbul pertanyaan dari peserta konferensi ICC, “Bagaimana dengan infrastuktur yang belum merata dan tidak memungkinkan pada daerah tertentu untuk dapat mengakses eLearning?”. Dolly menjelaskan, selain dilakukan secara online, eLearning juga dapat dilakukan secara offline. Ketika peserta mengakses eLearning secara offline, semua hasil pembelajaran tetap bisa dicatat (track) menggunakan software yang sering dikenal dengan istilah offline player. Untuk melaporkan hasil pembelajaran secara offline tersebut ke learning management system (LMS) di kantor pusat, peserta hanya akan membutuhkan koneksi jaringan dengan low bandwidth untuk melakukan sinkronisasi sehingga perusahaan dapat memantau aktivitas pembelajaran karyawannya.

Dolly menjelaskan, sampai sekarang, eLearning tidak dimaksudkan untuk menggantikan kelas tradisional. Namun, kehadiran eLearning diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran dalam sebuah perusahaan.

Penulis: Melinda Teja .A

Leave a Reply

  • Client

  • Industry news

  • Contact Us

    • Gedung Permata Kuningan 18th Floor
      Jl. Kuningan Mulia Kav.9C
      Jakarta Selatan 12980, Indonesia
    • Tel. (62 21) 290 694 99,
    • Fax. (62 21) 290 694 98
    • Email: marketing@mik.co.id